Desa Wisata Kasongan

Desa Wisata Kasongan

Kota Bantul memiliki daya tarik wisata yang cukup kuat memang. Selain diSektor pariwisata alamnya yang banyak, Kota Bantul juga memiliki Desa kunjungan wisata rupanya. Upaya pemerintah Bantul untuk menciptakan Desa wisata memang tidak sia-sia. Terbukti saat ini Kota Bantul memiliki Desa kunjungan wisata yang terletak di Desa Kasongan. Desa ini sengaja dibuat sebagai Desa Kunjungan wisata memang,ada apakah di Desa Wisata Kasogan ini? Berikut saya akan membahasnya.

Kasongan merupakan nama daerah atau desa yang saat ini dikenal sebagai Desa Kunjungan wisata.Desa ini merupaka Desa penghasil gerabah, karena masyarakatnya sebagian besar merupakan pengrajin Gerabah yang bahan dasarnya terbuat dari tanah liat. Hasil dari gerabah di desa Kasongan ini memiliki kualitas yang sangat baik. Terbukti dari wisatawan asing yang datang kesini pasti membeli dan membawanya pulang sebagai cinderamata.

Untuk jenis gerabah di desa ini sekarang sudah bervariatif, mulai dari perabot dapur hingga mainan anak-anak diciptakan disini. Terdapat juga galeri keramik yang menjual berbagai macam sovenir dan barang hiasan mulai dari asbak rokok sampai vas bunga dengan ukuran yang besar di produksi di Desa ini. Salah satu produk andalan desa ini alah patung penganting yang duduk berdampingan yang dikenal dengan nama Loro Bloyo.

Patung ini sendiri memiliki mitos yang cukup menarik,dimana jika siapapun yang mempunyai patung ini akan membuat kehidupan rumah tangganya langgeng.Adanya mitos ini juga sangat berpengaruh dengan banyaknya hasil penjualan patung Loro Bloyo.

Untuk akses menuju desa wisata ini cukup mudah, sekitar 30 menit dari pusat kota Yogyakarta. Menggunakan kendaraan umum atau pribadi, Bus, maupun taxi bisa digunakan untuk menuju Desa Kunjungan wisata ini. Jika anda berkunjung ke Desa wisata ini,anda tidak akan dipungut biaya masuk.

Baca Juga :  Jepara Ocean Park, Wisata Gres Yang Megah Di Jepara

 Fasilitas lainnya yang berada di Desa Wisata ini antara lain,home stay untuk anda yang ingin bermalam disini,anda juga bisa berbelanja aneka kerajinan ditoko-toko sepanjang jalan desa ini,atau bahkan anda juga bisa langsung melihat proses pembuatan aneka kerajinan disini. Bahkan bagi anda yang berminat untuk belajar membuat kerajinan khas daerah ini,anda bisa mengikuti kursus singkat dengan biaya sekitar Rp.50.000 per orang untuk satu kerajinan Gerabah.

Bagaimana? Sudah siapkah anda untuk berkunjung ke Desa Wisata andalan kota Bantul ini? Jika anda berkunjung kesini tidak usah repot-repot membawa banyak uang cash, cukup anda simpan di ATM, karena disini disebar beberapa ATM untuk memudahkan wisatawan.